Hidup Sendiri

By KesmiDA

Dalam menjalani kehidupan kita tidak akan pernah bisa berjalan sendiri, bukan karena kita sedang dalam posisi benar dan bahagia kemudian kita merasa semua itu karena kita sendiiri, kita harus selalu ingat ada teman – teman, saudara, terutama orangtua yang selalu mendoakan kita, membantu kita, mensuport kita, semua punya andil dalam perjalanan hidup kita, biarkan mereka turut merasakan kebahagiaan yang kita rasakan sekalipun mereka tak pernah menuntut untuk hal itu.
Dalam menjalani kehidupan berumah tangga pasangan kita yang selalu menjadi nomor satu, akan tetapi harus kita ingat juga, bahwasanya ada keluarga ada orang tua yang selalu menjadi tempat berkeluh kesah setelah pasangan kita, kita tak pernah bisa hidup sendiri, bagaimana jika kehidupan kita tak seperti yang di harapkan, kita harus selalu siap dengan segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi dalam kehidupan kita,
Tak ada seorangpun yang berharap kehudipan rumah tangganya menemui badai, tapi jika badai itu menerjang pasti kita butuh banyak bekal untuk bisa melalui nya, keluarga adalah tempat berlabuhnya segala kerisauan hati. Satu keluarga itu ibarat satu tubuh, jika ada bagian tubuh yang sakit/terluka semua pasti akan merasakan sakit, begitu pula dengan keluarga, jika salah satu anggota keluarga kita ada yang merasakan kesedihan/kesusahan pasti semua anggota keluarga akan ikut merasakan susahnya, paling tidak jika anggota keluarga kita bahagia dan baik – baik saja kita juga bisa hidup tenang,
Kesempurnaan hanya milik Allah, maka kita tidak akan pernah bisa berharap hidup kita sempurna, senang terus tanpa ada masalah. Hidup itu akan terasa lebih indah jika kita pernah melewati kerikil – kerikil dalam perjalanannya. Kita akan merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya ketika kita pernah bersedih. Semakin kita mampu melalui banyak masalah kita akan menjadi manusia yang lebih dewasa. Hidup ini penuh dengan masalah, tergantung bagaimana kegigihan kita dalam menyelesaikannya.
Banyak contoh kasus mengapa keluarga menjadi satu – satu nya tempat berlabuh
*contoh
Setelah menikah sari mengikuti suaminya ke pulau asalnya sumatera, mereka hidup bahagia meski jauh dari keluarga sari, kehidupan keluarga mereka dikaruniai 3 orang anak, ketika anak pertamanya akan masuk SMA ternyata kehidupannya mulai tergoyahkan, sang suami tidak bekerja, bahkan dia mempunyai wanita lain diluar sana, anak dan istrinya selalu menjadi luapan kemarahan yang seringkali tidak diketahui penyebabnya.
Sarii yang hanya seorang ibu rumah tangga mulai bingung untuk membiayai sekolah anak – anak nya, dan menghadapi sang suami yang sudah jauh berubah dari awal pernikahannya. Bahkan sang mertupun sudah angkat tangan tak bisa lagi menasehati anak lelakinya, juga tak bisa membantu menopang kihidupan ekonomi keluarga anaknya.
Satu – satu nya tempat berlabuh sari adalah keluarganya, orang tuanya yang melahirkan dan membesarkannya, akhirnya sari menelfon keluarganya dan ingin kembali ke tanah kelahirannya tanpa sang suami, entah apa status pernikahan mereka selanjutnya, tapi itulah keputusan sari, dia nekat mendaftarkan sekolah anak – anaknya karena yang terpenting dalam hidupnya kini adalah kebahagiaan anak – anaknya supaya mereka tetap bisa sekolah meski entah biaya yang akan didapatkannya dari mana, tapi sari tetap bertekad untuk bekerja demi kelangsungan pendidikan anaknya.
Demikian tadi sepenggal kisah nyata yang saya dengarkan dari seseorang yang sangat saya kenal tadi siang yang namanya saya samarkan, coba kita bayangkan seandainya kita tidak menjaga hubungan baik dengan keluarga atau orang tua kita, kemana lagi kita akan berlabuh dengan masalah yang cukup berat tersebut, na’udzubillah semoga hal tersebut tak pernah terjadi dalam kehiduan kita, cukup kita tau dan sebagai pelajaran bagi kehidupan kita.
Allah pasti akan menolong setiap kesulitan yang kita alami dari arah yang tidak disangka – sangka selama kita tidak sungkan untuk menolong dan berbuat baik kepada siapapun terutama keluarga kita, bahkan mungkin kita harus berkorban untuk orang lain, jangan pernah berfikir kita akan menemui kesusahan karena kita menolong orang lain, Allah tidak pernah tidur, Dia Maha berkehendak, selama kita ikhlas Allah akan melipat gandakan setiap amal perbuatan kita baik di dunia ataupun di akhirat nanti.
Selama kita mempermudah urusan orang lain, Allah juga pasti akan mempermudah urusan kita, ketika kita mau menolong orang lain, Allah pasti juga akan menolong kita. Aamiin… 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: